1. KOSEN/NIT (National Institute of Technology)

Direktorat Pembinaan SMK sudah menjalin kerjasama dengan Jepang, yaitu dengan KOSEN/NIT (National Institute of Technology)
kerjasama ini sudah terjalin sejak tahun 2016 dalam Penyelenggaraan SMK 4 Tahun KOSEN. Direktorat Pembinaan SMK akan melaksanakan SMK 4 Tahun dengan model pembelajaran mengadopsi dari SMK 4 Tahun KOSEN. Proses penyelarasan kurikulum SMK 4 tahun KOSEN masih dalam proses diskusi penyesuaian kurikulum KOSEN dan SMK 4 Tahun, implementasi akan segera dilakukan.
Penyelenggaraan SMK 4 Tahun KOSEN ini akan dilaksanakan dalam beberapa bidang keahlian antara lain :

1) Mechanical Engineering
2) Electronical Engineering
3) Electrical Engineering
4) Chemical Science
5) Computer Science

Pada bulan Agustus 2016, Direktorat Pembinaan SMK bekerja sama dengan KOSEN Jepang melaksanakan workshop dengan tema SEA-TVET KOSEN School Modeling Workshop "Workshop SMK RUjukan GO Asia). workshop ini dihadiri oleh 100 SMK Rujukan di Indonesia. Salah satu agenda dalam workshop yaitu memaparkan kurikulum KOSEN Jepang kemudian menyelaraskannya dengan kurikulum yang digunakan SMK-SMK di Indonesia.


2. Japan Foundation
Kerjasama dengan Japan Foundation sudah dilakukan sejak lama (kurang lebih sekitar 2014), Program kerjasama dengan Japan Foundation bernama Program Nihongo Partner yaitu program pengiriman volunteer dari Jepang yang ditempatkan di SMK-SMK untuk memberikan pengajaran Bahasa Jepang. Volunteer tersebut merupakan guru bantu selama di Kelas pengajaran Bahasa Jepang. SMK yang menjadi peserta Nihongo Partner adalah SMK yang mempunyai pelajaran Bahasa Jepang dan mendaftarkan diri untuk bersedia sebagai sekolah peserta Ningoho Partner. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Dalam 1 tahun ada 2 batch pengiriman volunteer guru bahasa Jepang, masing-masing batch akan melaksanakan program pengajarannya di Indonesia kurang lebih selama 6 bulan.

3. Japan Science and Technology Agency (JST)

Japan
Science and Technology Agency (JST) adalah lembaga pendanaan utama
Jepang yang bekerja untuk menerapkan kebijakan sains dan teknologi
di Jepang; Misinya adalah untuk menciptakan inovasi dalam kerjasama yang erat
dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan,
dan Teknologi Jepang (MEXT). JST
juga terlibat dalam penyediaan infrastruktur informasi sains dan
teknologi, meningkatkan kesadaran, mendorong pemahaman tentang isu-isu
terkait sains dan teknologi di Jepang, dan mempromosikan berbagai
program kerjasama dan pertukaran internasional, termasuk Program
Pertukaran Pemuda Jepang-Asia di Sains (Rencana Sains Sakura: SSP)
.

Sakura Science Program (SSP) adalah Program kerjasama yang sudah dijalan antara JST dengan Direktorat Pembinaan SMK, program ini merupakan program pertukaran siswa SMK Indonesia ke Jepang selama kurang lebih 7-10 hari. SSP merupakan program invitasi jangka pendek yang diluncurkan pada tahun 2014 oleh JST, yang ditargetkan pada calon remaja di Asia. Program ini bertujuan untuk mempromosikan inovasi di Asia khususnya Jepang dengan memperdalam pengetahuan para peserta tentang sains dan teknologi dan mendorong pertukaran ide dan opini aktif di lingkungan multi lateral. Tujuan program ini adalah untuk mengasuh calon muda ilmuwan di Asia.
SSP memiliki dua program utama: (1). panggilan untuk program jenis proposal, (2). SSHP (Program Sekolah Tinggi Ilmu Pengetahuan Sakura) secara khusus menargetkan siswa SMA/SMK yang sangat baik. Program SSP merupakan program tahunan yang dilakukan oleh pihak JST - Kementerian Pendidikan Jepang yang bekerjasama dengan beberapa Kementerian Pendidikan di seluruh ASEAN salah satunya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.



Kontributor:

Thumb admin eksis