Strategi pembelajaran TVET dikembangkan memperhatikan sasaran yang tepat, tujuan yang jelas, kompetensi dan indikator kinerja yang jelas, serta transformasi pencapaian misi dan visi TVET Abad XXI yang terukur. Strategi pembelajaran TVET dikembangkan memperhatikan daya dukung sumberdaya yang tersedia di lapangan. Pembelajaran TVET yang baik adalah pembelajaran yang berdampak pada diri dan masa depan peserta didik dalam kehidupan sosial, ekonomi, seni, budaya, teknologi, dan pemeliharaan lingkungan alam. Pembelajaran TVET Abad XXI membutuhkan peningkatan dampak daripada sekedar output. Dampak penting dari pembelajaran TVET adalah terbentuknya identitas profesi atau keahlian seseorang. Terbentuknya kevokasian atau kapasitas kerja seseorang yang dibutuhkan oleh dunia kerja dan masyarakat merupakan tujuan TVET. Strategi pembelajaran TVET dirancang untuk peningkatan dampak nyata bagi peserta didik. TVET merupakan pendidikan bersertifikat skill terstandar dunia kerja, dihargai kompetensinya, berkembang karirnya dn memperoleh kesejahteraan.

Tujuan strategi pembelajaran TVET untuk SMK sebagai berikut:


  • Memahami persyaratan kompetensi dunia kerja;

  • Melakukan pekerjaan rutin;

  • Menguasai prosedur kerja sehari-hari;

  • Menerapkan standar keamanan kerja;

  • Meningkatkan produktivitas;

  • Mampu bekerja dalam tim kolaboratif;

  • Melek digital dan symbol-simbol dalam pekerjaan;

  • Memperhatikan kualitas, eifisensi;

  • Menerapkan stnadar etika, moralitas kerja,

  • Memahami perubahan nasional;

  • Memiliki jiwa kewirausahaan.

Strategi Pembelajaran TVET untuk SMK sebagai berikut:


  • Pembelajaran sistem ganda;


  • Link and match;

  • Pelatihan hand-on skill;

  • Pembelajaran teori dan praktik di sekolah;

  • Pembelajaran terhubung, terintegrasi, dan berorientasi kerja;

  • Pembelajaran autentik berbasis kompetensi;

  • Pembelajaran kompetensi kunci;

  • Pembelajaran kewirausahaan;

  • Bimbingan Karir Kejuruan;

  • Bursa Kerja Khusus.

Pembelajaran TVET di SMK fokus pada pengembangan kompetensi berdasarkan pemetaan potensi individu peserta didik lalu mengembangkan potensi itu menjadi kapasitas mereka untuk dapat memasuki dunia kerja. Pembelajaran TVET diarahkan pada pendalaman berbagai aspek vokasional terkait berbagai pengetahuan, skill, dan sikap kerja pada berbagai jenis jabatan pekerjaan/okupasi termasuk karakteristik lingkungan kerjanya. Visi TVET Abad XXI adalah pengembangan pendidikan dan pelatihan teknikal dan vokasional untuk semua, belajar sepanjang hayat, kesejajaran dan pemerataan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan karir, pemantapan pembangunan berkelanjutan. Strategi pembelajaran TVET perlu lebih fleksibel dan inovatif. Strategi pembelajaran dapat bersifat makro dan mikro. (sumber: Sudira,
Putu. 2016. TVET Abad XXI Filosofi,
Teori, Konsep, dan Strategi Pembelajaran Vokasional
. Yogyakarta: UNY Press)



Kontributor:

Placeholder