KAMUS SMK


OCCUPATIONAL PHYSICIAN

Seorang dokter yang khusus menangani penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan

Sarankan Perubahan

ORANG DEWASA

Orang laki-laki maupun perempuan yang berumur 18 tahun keatas. (UU. No. 1 Th 51 ).

Sarankan Perubahan

OPERATOR INTALASI BERBAHAYA

Orang atau kelompok orang yang diberi tugas untuk menjalankan suatu proses dalam instalasi berbahaya

Sarankan Perubahan

OLAHRAGA PROFESIONAL

Olahraga sejenis yang merupakan lapangan kerja yang dapat menjamin hidup seseorang melalui ketrampilan dan keahliannya. ( KB. 0023/ Menpora/88-Kep. 1098/Men/88)

Sarankan Perubahan

OUTER EAR

Saluran telinga yang menghubungkan bagian luar dengan gendang telinga

Sarankan Perubahan

OLAHRAGAWAN PROFESIONAL

Tenaga kerja yang terkait dengan hubungan kerja dan dengan kegiatan usaha dalam meningkat kan prestasi. . (KB. 0023/ Menpora/88 -Kep. 1098/ Men/ 88)

Sarankan Perubahan

OPEN-ENDED QUESTIONS

Soal-soal tes atau kuesioner di mana responden menjawab dalam kata-katanya sendiri.

Sarankan Perubahan

OPERATIONAL DEFINITIONS

Pengoperasian khusus yang menentukan atau memungkinkan pelaku eksperimen untuk memanipulasi/mengubah variabel bebas dan mengukur variabel terikat.

Sarankan Perubahan

ORGANISASI YANG DIDESENTRALISASIKAN

Sebuah organisasi di mana banyak keputusan dibuat oleh manajer tingkat yang lebih rendah dan karyawan.

Sarankan Perubahan

ORGANISASI TERPUSAT

Sebuah organisasi di mana kebanyakan keputusan dibuat oleh manajemen pusat.

Sarankan Perubahan

OPEN PIT MINE

( Surface mine, strip mine ) Sebuah pertambangan di mana mineral-mineral dipindahkan kembali dari sebuah lubang pada permukaan tanah

Sarankan Perubahan

OPERATING CORE

Kelompok karyawan yang melakukan kerja produksi atau jasa dasar.

Sarankan Perubahan

ORGANIZATION

Sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama dan seperangkat prosedur pengoperasian.

Sarankan Perubahan

OPEN SYSTEMS

Sebuah pandangan teori sistem mengenai organisasi karena dipengaruhi oleh lingkungan luar.

Sarankan Perubahan

OBYEK UJI

Orang, bahan, dan alat yang menjadi sasaran pengujian untuk mendapat kan kepastian kemampuan dan atau kekuatannya. . (SEB 02-022)

Sarankan Perubahan

ORANG WANITA

Orang yang berjenis kelamin wanita. (Ket: orang wanita tidak boleh menjalakan pekerjaan yang berbahaya bagi kesehatan atau keselamatan, demi kian pula pekerjaan menurut sifat, tempat dan keadaaannya berbahaya bagi kesusilaan). (UU. No. 1 Th 51 )

Sarankan Perubahan

OKSIDATOR

Bahan yang mempunyai sifat aktif mengoksidasikan sehingga terjadi reaksi oksidasi mengakibatkan reaksi, volume; korosif; kasio genetik; iritasi; sisitisasi, teritogenik; mutagenik)

Sarankan Perubahan

OPEN COMMUNICATION

Pertukaran yang jujur dari seseorang dan/atau informasi yang berhubungan dengan pekerjaan.

Sarankan Perubahan

ORGANIZATIONAL PYRAMID

Sebuah struktur organisasi dengan banyak orang di bawah, sedikit di tengah dan satu di puncak.

Sarankan Perubahan

ORGANIZATIONAL DESIGN

Struktur formal yang mengatur tingkah laku anggota dari badan organisasi.

Sarankan Perubahan

OBYEK PENGAWASAN

Peraturan – peraturan perundang-undangan dibidang ketenagakerjaan yang me liputi norma kerja umum dan norma kerja khusus

Sarankan Perubahan

ORANG MUDA

Orang laki-laki atau perempuan yang berumur diatas 14 tahun, akan tetapi di bawah 18 tahun. (Ktt: orang muda tidak boleh menjalankan pekerjaan yang berbahaya bagi kesehatan atau keselamatannya). (UU. No. 1 Th 51 )

Sarankan Perubahan

OBSOLESCENCE

Hilangnya kualifikasi kerja karena keahlian didasarkan pada peralatan atau metode yang ketinggalan jaman.

Sarankan Perubahan

ORGANISASI PROFESI

Kumpulan anggota masyarakat yang memiliki keahlian tertentu yang berbadan hukum dan bersifat nonkomersial

Sarankan Perubahan

OSHA (OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH ADMINISTRATION)

Sebuah cabang dari departemen buruh federal yang didirikan untuk memperkuat rangkaian standar-standar keselamatan oleh pemerintah untuk tempat-tempat kerja

Sarankan Perubahan

OPPONENT PROCESS THEORY

Teori Landy di mana kepuasan pekerjaan dimaksudkan untuk menjadi keadaan emosional yang tunduk pada proses psikologis homeostasis.

Sarankan Perubahan

ORANG ASING (UU.NO.3 TH.58)

Tiap orang bukan Warga Negara Republik Indonesia. (Ktt: majikan dilarang mempekerjakan orang asing tanpa ijin menteri)

Sarankan Perubahan

OPERATIONS GOALS

Tujuan internal yang berkaitan dengan bagaimana sebuah organisasi menjalankan kegiatannya sehari-hari.

Sarankan Perubahan

ONCOGENE DNA

Segmen-segmen DNA yang ada pada perubahan sel normal menjadi sel yang mengandung kanker

Sarankan Perubahan

OBAT-OBATAN YANG DIJINAKKAN

Obat-obatan yang secara sosial diterima untuk penggunaan yang umum, seperti kafein atau nikotin.

Sarankan Perubahan

OCCUPATIONAL DISEASE

Sakit secara fisik yang disebabkan oleh paparan terhadap toksin atau kondisi kerja yang penuh resiko/berbahaya.

Sarankan Perubahan

ORDONANSI

Peraturan pemerintah ( mis: Ordonansi tahun 1941- stbl No. 467 Tahun 1941 tentang peraturan perburuhan perusahaan kerajinan)

Sarankan Perubahan

OCTAVE BANDS

Suatu pembagian ruangan yang mempunyai suara-suara yang dapat didengar ke dalam oktav-oktav untuk membicarakan masalah-masalah pendengaran

Sarankan Perubahan

OBSERVATIONAL METHODS

Teknik penelitian di mana tingkah laku dicatat karena ia terjadi secara natural; meliputi survei.

Sarankan Perubahan

OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH ADMINISTRATION (OSHA)

Badan federal yang dibentuk untuk mengadakan standar keamanan kerja.

Sarankan Perubahan

ON-THE-JOB TRANING

(OJT) : Pelatihan dimana individu belajar dengan mengerjakan pekerjaan di tempat kerja.

Sarankan Perubahan

ORGANISASI

Susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur ( organisasi pekerja, organisasi pengusaha)

Sarankan Perubahan

ORANG TUA

Ayah kandung atau ibu kandung. (UU. No. 1 Th 51 )

Sarankan Perubahan

ORTHESE (JAM)

Alat bantu (ket: tenaga kerja yang tertimpa kecelakaan kerja berhak atas jaminan kecelakaan kerja berupa penggantian biaya antara lain biaya rehabilitasi berupa alat bantu (orthese)

Sarankan Perubahan

ONE-WAY COMMUNICATION

Pengiriman pesan di mana tidak ada jawaban diharapkan; biasanya komunikasi ke bawah.

Sarankan Perubahan

ON THE JOB TRAINING ( YANG BIASA DISEBUT OJT)

Pelatihan di dalam proses produksi dalam rangka orientasi jabatan dari peserta latihan atau pelajar sekolah

Sarankan Perubahan

OCCUPATIONAL ASTHMA

Suatu respon asma yang peka terhadap alergin (yang menimbulkan alergi ) di tempat kerja

Sarankan Perubahan

OBSERVER EFFECT

Sebuah masalah penelitian observasional di mana kehadiran peneliti mempengaruhi tingkah laku subyek.

Sarankan Perubahan

OBSERVASI LANGSUNG

Sebuah metode observasi di mana periset mencatat tingkah laku yang jelas dari subyek.

Sarankan Perubahan

ORGANIC ORGANIZATION

Sebuah organisasi yang fleksibel yang memiliki spesialisasi pekerjaan yang rendah, formalisasi yang rendah, dan struktur pembuatan keputusan yang desentralisasi.

Sarankan Perubahan

ORGANIZATIONAL ANALYSIS

Sebuah penilaian kebutuhan di mana dewan mengukur, seperti pergantian, digunakan untuk menunjukkan kebutuhan umum untuk pelatihan.

Sarankan Perubahan

ORGANIZATIONAL COMMITMENT

Tingkat yang padanya seorang karyawan berpihak dan dilibatkan dalam organisasi.

Sarankan Perubahan

ORGANIZATIONAL CHART

Sebuah gambaran grafik mengenai sebuah struktur formal organisasi.

Sarankan Perubahan

OCCUPATIONAL DERMATOSIS

Dermatosis yang disebabkan karena tidak mengenakan baju saat kerja

Sarankan Perubahan

ORGANISASI YANG DIFORMALKAN

Sebuah organisasi yang menggunakan peraturan dan prosedur standar yang tertulis; ‘berjalan dengan buku’.

Sarankan Perubahan

OUTPUT GOALS

Tujuan inti dari organisasi, yang mengacu pada produk dan jasanya.

Sarankan Perubahan

OCTAVE INTERVAL

Perubahan nada sehingga frekwensi menjadi dua kali lebih besar

Sarankan Perubahan

ORIENTASI PRA PEMBERANG KATAN (BIASA DISEBUT OPP) AKAN

Pembekalan dan pemantapan motivasi, etos kerja kepada calon tenaga kerja Indonesia. (Ket: calon tenaga kerja Indonesia yang akan di pekerjakan ke luar negeri harus tenaga kerja Indonesia yang memiliki ketrampilan sesuai permintaan pengguna jasa dengan dibuktikan lulus tes atau uji ketrampilan dan telah mengikuti orientasi pra pembe rangkatan yang meliputi : pemeriksaan phisik, mental dan disiplin, adat istiadat dan kondisi negara tujuan, peraturan perundang-undangan di negara tujuan, tata cara perjalanan ke luar negeri dan kepulangan ke tanah air, program pengiriman uang, tabungan dan kesejahteraan tenaga kerja Indonesia, penjelasan ten tang kelengkapan dokumen yang harus di bawa oleh tenaga kerja indonesia, hak dan kewajiban termasuk pembebanan biaya penempatan dan pembayaran kembali kredit bank sebagai jaminan tenaga kerja Indonesia ).

Sarankan Perubahan

ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT (OD)

Sebuah metodologi atau seperangkat intervensi yang digunakan untuk membantu organisasi membuat perubahan yang sehat.

Sarankan Perubahan

ORGANISASI

Susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur ( organisasi pekerja, organisasi peng usaha)

Sarankan Perubahan

OD CHANGE AGENT

Seorang konsultan eksternal atau internal yang menjalankan program OD.

Sarankan Perubahan

OCCUPATIONAL SAFETY DAN HEALTH ACT

Perundang-undangan yang disahkan tahun 1970 untuk memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat.

Sarankan Perubahan

OPERATOR

Tenaga berkeahlian khusus untuk melayani pemakaian pesawat uap. ( Ktt: kewajiban operator adalah: 1.dilarang meninggalkan tempat pelayanan selama pesawat uapnya dioperasionalkan. 2. Melakukan pengecekan dan pengamatan kondisi/kemampuan kerja serta merawat pesawat uap, alat-alat pengaman dan alat-alat perlengkapan lainnya yang terkait dengan bekerjanya pesawat uap yang dilayaninya. 3. Operator harus mengisi buku laporan harian pengoperasian pesawat uap yang bersangkutan selama melayani pesawat uap meliputi data tekanan kerja, produksi uap, debit air pengisi ketel uap, PH air, jumlah bahan bakar dan lain-lain, serta tindakan operator yang ddilakukan selama melayani pesawat uap yang bersangkutan. 4. Apabila pesawat uap dan atau alat-alat pengaman/perlengkapannya tidak berfungsi dengan baik atau rusak, maka operator harus segera mengentikan pesawatnya dan segera melaporkan pada atasanya. 5. Untuk operator kelas I disamping kewajiban tersebut wajib mengawasi kegiatan dan mengkoordinir operator kelas II. 6. Operator kelas I bertanggung jawab atas seluruh unit instalasi uap. (Per. 01/Men/88)

Sarankan Perubahan